Wednesday, December 20, 2017

I AM AN INTROVERT

Hello word, perkenalkan nama saya muhamad yusup firdaus lahir di Serang, 7 April 1996. Saya terlahir dari keluarga yang sederhana saya anak ketiga dari enam bersaudara.
Sejak sekolah dasar saya memang pendiam hanya tersenyum ketika orang menyapa selalu mendengarkan ketika di ajak bicara tanpa ada timbal baliknya tidak sedikit orang yang bilang kalau saya orang yang kalem pendiam tidak banyak tingkah dari tetangga di rumah hingga teman teman sekolah dari sd smp dan smk selalu bilang begitu terhadap saya.
Orang yang senang berdiam diri di rumah jarang sekali untuk keluar rumah apalagi ikut nongkrong dengan teman - teman saya.
Hingga suatu ketika saya menjadi orang yang tidak betah lagi berada dirumah selalu ingin keluar rumah main - main dengan teman nongkrong aktif bersosial dengan orang - orang, itu terjadi ketika saya memasuki smk kelas 10. yang kemudian saya memasuki kelas 11 dan kembali lagi ke sangkarnya di ajak teman selalu engga pernah mau adapun keluar rumah hanya di depan rumah duduk cari angin sambil maenin gadget, hingga sekarang jarang sekali untuk keluar rumah.

Ada suatu kejadian terhadap saya ketika saya keluar rumah dan berada di tengah tengah orang ramai, kenapa saya merasa gila ketika berada di keramaian ?? sayapun berfikir mungkin itu hanya suasana hati yang sedang tidak baik saja, namun kejadian itupun terulang lagi empat kali terjadi, sayapun bertanya kepada orang tua saya, kenapa ya saya kalo berada di keramain selalu merasa canggung, aneh, gila, selalu merasa sendiri ketika berada di keramaian. mungkin itu karena sering menyendiri engga jarang sekali untuk keluar rumah, iya kali ya ?? 
Memang sih semenjak smk kelas 11 hingga sekarang saya sudah jarang lagi untuk keluar rumah, lebih senang menyendiri, berdiam diri di kamar, sering berfikir, senang berimajinasi, ada orang yang manggil engga pernah nyahut, senang dengan keheningan, ketenangan, dan merasa terganggu ketika ada yang berisik di rumah.

Sayapun mulai mulai mencari tau di internet tentang hal - hal yang terjadi pada saya dan ternyata semua itu kepribadian seorang introvert dimana orang - orang introvert lebih banyak diam, merasa gila di tengah keramaian, sering berfikir lebih dalam, senang menyendiri dan lebih menyukai dunianya yang apa adanya.


Saturday, December 16, 2017

MY STORY

Sulit rasanya bagi seorang introvert untuk menemukan cintanya. Karena memang pada dasarnya dia orang yang kaku dan pendiam orang yang jarang keluar rumah (bukan berarti antisosial), selalu canggung dengan keramaian, dan tidak pandai dalam berkomunikasi. Berkenalan dengan wanita secara langsung adalah PR yang belum pernah terselesaikan olehnya.
Seorang introvert lebih senang mencarinya dalam media sosial ataupun dari lingkungan yang menurutnya sudah terbiasa olehnya.
Ketika dia berhasil kenalan dengan seorang wanita di media sosial, dia akan menganggap wanita itu adalah wanita yang baik baginya. Lantas kenapa dia menganggap wanita itu baik baginya ??
Karena memang dialah satu-satunya wanita yang membalas perkenalannya, dari sekian banyak wanita yang di ajak kenalan olehnya di media sosial.

Seorang introvert akan merasa langsung nyaman dengan seseorang yang dia anggap baik walaupun baru dia kenal, hanya sebatas teman chating yang belum pernah dia temui.
Namun bila dia ingin bertemu denganmu, temuilah dia, karna dia ingin tau kamu lebih dalam lagi.
Ya walaupun sebenarnya dia sudah tau kamu, tanpa kamu beri tau, dari hal kecil apapun dia sudah tau tentang mu. Entah itu dari sosial medianya, dari cara kamu chating dengannya, hingga kata yang kamu gunakan ataupun intonasi nada yang kamu ucapkan.

Karena sejati dia adalah pendiam, dalam artian diam itu bukan berarti seorang introvert tidak tau apa-apa. Diamnya seorang introvert selalu menyikapi orang banyak tak heran jika dia sering di bilang pandai dalam membaca karakter seseorang. Dan selalu mencermati apa yang kalian bicarakan karna memang itulah kekuatan seorang introvert yang sebenarnya.

Introvert

Setiap Yang Bernyawa Akan Merasakan Kematian

“Setiap Yang Bernyawa Akan Merasakan Kematian” Aku tak akan pernah henti untuk menyiarkan tulisanku meski kau anggap aneh, kau anggap...