Wednesday, September 18, 2019

Setiap Yang Bernyawa Akan Merasakan Kematian


“Setiap Yang Bernyawa Akan Merasakan Kematian”

Aku tak akan pernah henti untuk menyiarkan tulisanku
meski kau anggap aneh, kau anggap menyeramkan,
tapi harus tetap aku sampaikan..

Tulisanku bukan perihal tentang cinta hamba-Nya kepada seorang hamba-Nya,
dan bukan pula tentang rindu.

Tapi ini adalah sebuah konsekuensi yang harus aku terima dan kau terima,
mencakup kehidupan dunia, serta tujuan hidup yang sesungguhnya.

Kau yang menangis membaca tulisanku, kau yang takut mendengar tulisanku,
itu tak seberapa yang kau rasakan,

aku yang telah merasakannya ketika semua terlihat gelap,
aku yang telah merasakannya semua raga terasa kaku dan melayang,
aku yang telah merasakannya mulut terkunci tak bisa berucap kalimat-kalimat suci,
terasa sudah berbeda alam, ketika sleep paralysis terus datang menghantuiku,
sepertinya kematianku sudah terlihat jelas dihadapanku.
itu semua terjadi 3tahun yang lalu, pada 10 Juli 2017 Pukul 03:35,
dan kinipun masih menghantuiku hingga sekarang.

Itu adalah sebuah dimensi yang berbeda, aku menyikapi itu adalah cara Tuhan-Ku untuk memperlihatkan kepadaku, bahwa “Setiap yang bernyawa akan merasakan kematian”, dan aku harus menyampaikannya untuk diriku dan untuk mengingatkanmu.

Aku tak akan pernah henti untuk menyiarkan tulisanku
meski kau anggap aneh, kau anggap menyeramkan,

Aku yang sudah menyampaikannya itu adalah tugasku,
tugasku telah selesai untuk menyampaikannya kepadamu,
tak bisa aku memaksamu untuk menuju pada kehidupan yang sebenar-benarnya.

“Hanya kepada Engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan”


Yusup Firdaus
Banten, 18 September 2019|02:54

No comments:

Post a Comment

Introvert

Setiap Yang Bernyawa Akan Merasakan Kematian

“Setiap Yang Bernyawa Akan Merasakan Kematian” Aku tak akan pernah henti untuk menyiarkan tulisanku meski kau anggap aneh, kau anggap...