Antara
Aku & Tuhan ku
Titik
nol dalam kehidupan ku adalah alam ruh bukan lah dunia
perjanjian Antara Aku & Tuhan ku telah dimulai
perjanjian Antara Aku & Tuhan ku telah dimulai
Hidup
ku sudah dalam ketetapan-Nya
terikat dengan maut, jodoh, rejeki, perintah & larangan-Nya mengakui bahwa tidak ada tuhan selain Allah..
terikat dengan maut, jodoh, rejeki, perintah & larangan-Nya mengakui bahwa tidak ada tuhan selain Allah..
Yaa
Allah.. apakah aku sanggup untuk hidup di dunia itu dengan perjanjian yang Engkau
berikan kepada ku ??
Maut
ku sudah dalam takdir-Mu, perintah & larangan-Mu harus ku jalani, hanya
Allah, engkau tuhan yang maha tunggal.
Allah berkata, tapi tidak dengan jodoh & rejeki mu wahai cucu adam, hanya kamu yang dapat merubahnya, namun tetap dalam pengawasan-Ku
Allah berkata, tapi tidak dengan jodoh & rejeki mu wahai cucu adam, hanya kamu yang dapat merubahnya, namun tetap dalam pengawasan-Ku
Yaa
Allah.. apakah aku sanggup untuk hidup di dunia itu dengan perjanjian yang Engkau
berikan kepada ku ??
Di
saksikan oleh semesta alam, para malaikat-Mu, Kau turunkan Al-qur’an ke dunia,
ketika Kau mempertanyakan kembali perjanjian itu, agar aku tak dapat mengelak
sedikit pun terhadap-Mu, karena semua itu sudah ada saksinya.
Bermula
dari alam ruh dengan perjanjian Antara Aku & Tuhan ku, di tiupkannya ruh ke
alam rahim, sembilan bulan ku di alam rahim, sampai lahir ke dunia dengan
tangis seorang anak manusia, mengingat perjanjian itu, agar hidup tak pernah
sia-sia
Namun
pada kenyataannya, aku hanyalah seorang manusia yang tak pernah mengingat
perjanjian Antara Aku & Tuhan ku.
Menyia-nyiakan
hidup atas apa yang Kau berikan kepada ku, lupa dengan semua nikmat-Mu
sebagaimana Engkau berfirman “Nikmat aku yang mana lagi yang kamu dustakan”
sebagaimana Engkau berfirman “Nikmat aku yang mana lagi yang kamu dustakan”
Menjalankan
larangan-Mu, melanggar perintah-Mu
sampai aku tak pernah yakin kepada-Mu
sampai aku tak pernah yakin kepada-Mu
Aku
menyadari hal itu wahai tuhan-Ku, namun tetap saja aku berdusta kepada-Mu
aku selalu sibuk dengan kemaksiatan tapi tidak sibuk dengan ketaatan.
Yaa
Allah… hanya engkau yang sebenar-benarnya tuhan
Aku
takut, ketika aku kembali kepada-Mu masih dalam keadaan kotor
Aku takut, ketika aku kembali kepada-Mu engkau belum menerima taubatku
Aku takut, ketika aku kembali kepada-Mu, kembalinya aku dihari yang paling celaka dalam hidup ku
Aku takut, ketika aku kembali kepada-Mu engkau belum menerima taubatku
Aku takut, ketika aku kembali kepada-Mu, kembalinya aku dihari yang paling celaka dalam hidup ku
Yaa
Allah… Maafkan lah segala kekurangan ku, terima lah taubat ku, kembalikan lah
aku dihari yang paling indah dalam hidup ku,
Rabbighfirlii… Rabbighfirlii… Rabbighfirlii…
Yaa
Allah… Yaa Rahmaan… Yaa Rahiim
Yaa Ghaffaar… Yaa Ghaffaar… Yaa Ghaffaar…
Yusup Firdaus
Banten, 22 August 2019|05:38
Banten, 22 August 2019|05:38
No comments:
Post a Comment