Thursday, August 22, 2019

Antara Aku & Tuhan Ku


Antara Aku & Tuhan ku

Titik nol dalam kehidupan ku adalah alam ruh bukan lah dunia
perjanjian Antara Aku & Tuhan ku telah dimulai

Hidup ku sudah dalam ketetapan-Nya
terikat dengan maut, jodoh, rejeki, perintah & larangan-Nya mengakui bahwa tidak ada tuhan selain Allah..

Yaa Allah.. apakah aku sanggup untuk hidup di dunia itu dengan perjanjian yang Engkau berikan kepada ku ??

Maut ku sudah dalam takdir-Mu, perintah & larangan-Mu harus ku jalani, hanya Allah, engkau tuhan yang maha tunggal.
Allah berkata, tapi tidak dengan jodoh & rejeki mu wahai cucu adam, hanya kamu yang dapat 
merubahnya, namun tetap dalam pengawasan-Ku

Yaa Allah.. apakah aku sanggup untuk hidup di dunia itu dengan perjanjian yang Engkau berikan kepada ku ??

Di saksikan oleh semesta alam, para malaikat-Mu, Kau turunkan Al-qur’an ke dunia, ketika Kau mempertanyakan kembali perjanjian itu, agar aku tak dapat mengelak sedikit pun terhadap-Mu, karena semua itu sudah ada saksinya.

Bermula dari alam ruh dengan perjanjian Antara Aku & Tuhan ku, di tiupkannya ruh ke alam rahim, sembilan bulan ku di alam rahim, sampai lahir ke dunia dengan tangis seorang anak manusia, mengingat perjanjian itu, agar hidup tak pernah sia-sia

Namun pada kenyataannya, aku hanyalah seorang manusia yang tak pernah mengingat perjanjian Antara Aku & Tuhan ku.

Menyia-nyiakan hidup atas apa yang Kau berikan kepada ku, lupa dengan semua nikmat-Mu
sebagaimana Engkau berfirman “Nikmat aku yang mana lagi yang kamu dustakan”

Menjalankan larangan-Mu, melanggar perintah-Mu
sampai aku tak pernah yakin kepada-Mu

Aku menyadari hal itu wahai tuhan-Ku, namun tetap saja aku berdusta kepada-Mu
aku selalu sibuk dengan kemaksiatan tapi tidak sibuk dengan ketaatan.

Yaa Allah… hanya engkau yang sebenar-benarnya tuhan

Aku takut, ketika aku kembali kepada-Mu masih dalam keadaan kotor
Aku takut, ketika aku kembali kepada-Mu engkau belum menerima taubatku
Aku takut, ketika aku kembali kepada-Mu, kembalinya aku dihari yang paling celaka dalam hidup ku

Yaa Allah… Maafkan lah segala kekurangan ku, terima lah taubat ku, kembalikan lah aku dihari yang paling indah dalam hidup ku,

Rabbighfirlii… Rabbighfirlii… Rabbighfirlii…

Yaa Allah… Yaa Rahmaan… Yaa Rahiim

Yaa Ghaffaar… Yaa Ghaffaar… Yaa Ghaffaar…



Yusup Firdaus
Banten, 22 August 2019|05:38

No comments:

Post a Comment

Introvert

Setiap Yang Bernyawa Akan Merasakan Kematian

“Setiap Yang Bernyawa Akan Merasakan Kematian” Aku tak akan pernah henti untuk menyiarkan tulisanku meski kau anggap aneh, kau anggap...