Ibu
Setiap nadi ku selalu terhubung denganmu
Aku hanyalah segumpal darah dalam rahim mu, dari saraf saraf
organ tubuh, hingga terbentuknya tubuh
Dari massa kandungan lemah, hingga massa kandungan berat, engkau tak pernah lelah atau mengeluh sedikitpun, dan selalu menjaganya dengan
baik
Tak pernah peduli akan hilang wajah mu yang cantik, tak
pernah peduli akan berat badan mu yang naik
Dalam sujud mu, hanya aku yang engkau selalu doakan
berharap kelak nanti, aku menjadi anak yang berbakti kepada mu
Ketika hari kelahiran tiba, engkau menahan sakit yang amat
luar biasa yang tak pernah engkau rasakan sebelumnya
Sembilan bulan ku dikandungan mu, dua tahun ku di susui mu,
terbangun dari tidur malam mu, hanya untuk menenangkan ku
Sungguh hebat perjuangan mu, demi menjaga ku agar selalu
dalam keadaan baik
Namun aku hanyalah seorang anak yang tak pernah melihat
perjuangan dari kandungan mu, menjaga ku, menyusui ku, hingga mendidik ku, tak
sekalipun aku melihat atas apa yang engkau perjuangkan
Maafkan aku wahai ibu...
Yusup Firdaus
Banten, 14 August 2019|23:36
No comments:
Post a Comment