Tuesday, August 20, 2019

Ibu - Maafkan aku wahai ibu

“Ibu”
Maafkan aku wahai ibu…
Tak sekalipun aku melihat bagaimana engkau memperjuangkan ku
dari dalam rahim mu hingga lahir ke dunia

Engkau bangun dari tidur malam mu ketika aku menangis
engkau rela membersihkan ku dari air pipis
dan engkau rela mengais-mengais

Tak sekali pun aku melihat bagaimana engkau memperjuangkan ku
dari aku yang hanya terbaring ditempat tidur mu
berjalan tengkurap, duduk, sampai ketika berbicara yang hanya bisa berucap kata mama
mulai berjalan dengan satu langkah, dua langkah, tiga langkah, hingga berjalan dengan langkah yang tegak, engkau tetap berada di dekat ku

Aku mulai menyadari ketika aku dewasa, kata ibu..
sungguh ibu merasa bahagia melihat perkembangan mu, yang hanya tertidur, berjalan tengkurap dengan perlahan, duduk yang masih belum seimbang, berbicara dengan satu kata mama
berjalan satu langkah terjatuh, dua langkah terjatuh, tiga langkah terjatuh sampai langkah berjalan tegak, kamu selalu menghampiri ibu..

Maafkan aku wahai ibu…

Andai saja massa itu aku sudah mengerti tentang perjuangan ibu, terpancar raut wajah bahagia dihadapan ku, mungkin akan menjadi memori terindah yang pernah ibu berikan terhadap ku..

Maafkan aku wahai ibu…

Ibu… Sekarang aku sudah dewasa, seharusnya aku sudah bisa menjaga mu, agar engkau tetap dalam keadaan baik, seharusnya aku sudah membuat mu bahagia, agar engkau tetap tersenyum,

Maafkan aku wahai ibu..

Aku belum bisa membuat engkau bangga terhadap ku, tetap tersenyum, tetap dalam keadaan baik
tak seharusnya engkau mengurusi ku lagi, namun tetap saja engkau membuat ku bangga terhadap mu

Maafkan aku wahai ibu…

Maafkan aku wahai ibu…

Maafkan aku wahai ibu…

ALLAAHUMMAGHFIRLII DZUNUUBII WALI WAALIDAYYA WARHAM HUMAA KAMAA RABBAYAANII SHAGHIIRAA



Yusup Firdaus

Banten, 20 August 2019|14:57



No comments:

Post a Comment

Introvert

Setiap Yang Bernyawa Akan Merasakan Kematian

“Setiap Yang Bernyawa Akan Merasakan Kematian” Aku tak akan pernah henti untuk menyiarkan tulisanku meski kau anggap aneh, kau anggap...