Antara
Bumi dan Langit
Ketika
hidup merasa di fase bawah, lihatlah bumi ??
bukan kah ia selalu tetap dibawah
namun ia tak pernah mengeluh sedikitpun
bukan kah ia selalu tetap dibawah
namun ia tak pernah mengeluh sedikitpun
Ketika
hidup sudah di fase yang tertinggi, lihatlah langit ??
bukan kah ia lebih tinggi mu ??
bukan kah diatas langit masih ada selain langit ??
lihatlah bumi kembali
bukan kah ia tak pernah berkecil hati sedikit pun terhadap lanigt ??
bukan kah ia lebih tinggi mu ??
bukan kah diatas langit masih ada selain langit ??
lihatlah bumi kembali
bukan kah ia tak pernah berkecil hati sedikit pun terhadap lanigt ??
Ketika
hidup merasa sedih, lihatlah langit ??
bukan kah ia pernah bersedih, namun ada pelangi yang indah setelah kesedihannya itu
bukan kah ia pernah bersedih, namun ada pelangi yang indah setelah kesedihannya itu
Ketika
hidup merasa sendiri, lihatlah pelangi ??
bukan kah pelangi itu indah, karena ada satu warna yang melengkapi diantara warna yang lainnya ??
bukan kah pelangi itu indah, karena ada satu warna yang melengkapi diantara warna yang lainnya ??
Ketika
hidup sudah tak mampu berdiri untuk melangkah, lihat lah diantara bumi dan
langit ??
bukan kah mereka tetap berdiri tegak tanpa ada tiang penyangga ??
dan bukan kah mereka selalu melangkah karena adanya waktu, siang dan malam ??
Ketika
engkau sudah tak lagi bisa melihat diantara bumi dan langit, lihat lah dirimu,
bercermin lah, tanyakan pada dirimu,
siapa kah aku ?? milik siapa kah semua ini ??
siapa kah aku ?? milik siapa kah semua ini ??
Bukan
kah hidup agar selalu untuk menunduk kebawah ??
Bukan
kah hidup tidak selalu untuk berjalan ditempat yang tinggi ??
Bukan
kah di tempat yang tinggi, masih ada tempat yang lebih tinggi ??
Bukan
kah engkau tidak harus selalu dalam kesedihan ??
Bukan
kah engkau harus pergi keluar agar tidak sendiri ??
Bukan
kah ada kaki untuk melangkah, ada mata untuk melihat, ada tangan untuk berdoa, ada otak untuk berpikir ??
Bukan kah selama ini Allah selalu menemani setiap langkah yang kau pijak, mendengarkan mu, maha mengetahui apa yang ada dalam pikiran mu.
mengapa
engkau tak pernah menyadari hal itu ??
Hidup
bukan perihal apa yang kau punya, tapi hidup, apakah kau mampu untuk menjalaninya.
Yusup Firdaus
Banten, 19 August 2019|19:05
No comments:
Post a Comment